Davide Astori Dinyatakan Meninggal Akibat Serangan Jantung

phumphay – Laporan dari Italia menyebutkan bahwa Davide Astori meninggal akibat serangan jantung, seperti yang diduga sebelumnya. Meninggalnya kapten La Viola itu pun memantik kesedihan luar biasa dari kalangan pelaku sepakbola di dunia, khususnya di Italia. Ucapan bela sungkawa mengalir deras bagi Astori dan juga bagi keluarganya.

Bahkan, otoritas Serie A akhirnya menunda semua pertandingan yang sedianya akan digelar pada hari Minggu itu. Pria berusia 31 tahun itu meninggal dalam tidurnya pada hari Minggu (03/04) kemarin. Saat itu ia tidur di hotel di tempat skuat Fiorentina menginap jelang pertandingan melawan Udinese.

Setelah ditemukan meninggal, awalnya ia diduga mengalami serangan jantung. Akan tetapi untuk memastikan apakah ia meninggal secara wajar atau tidak, pihak berwenang memutuskan untuk mengotopsi jenasah kapten La Viola tersebut.

Kemudian pada hari Rabu (03/06) ini, berdasarkan laporan dari agen judi bola Football Italia, hasil otopsi Astori sudah muncul. Dari rangkuman berbagai media di Italia, mereka menyebut tak ada hal yang janggal dalam kematian eks pemain Cagliari itu.

Disebutkan pula bahwa jantung Astori berdetak kian melemah dari waktu ke waktu saat ia tengah tertidur. Sampai pada akhirnya jantungnya benar-benar berhenti bekerja.

Sementara itu dalam laporan terpisah Antonio di Nicolo, jaksa penuntut umum Udine, menyebutkan bahwa laporan awal dari otopsi itu menunjukkan bahwa Astori memang meninggal dengan wajar. Akan tetapi, laporan lengkapnya baru akan bisa didapatkan dua bulan mendatang.

“Dari hasil awal, tampaknya tidak ada sebab eksternal selain kematian alami, namun dengan hati-hati para penasihat kami mengatakan bahwa kita harus menunggu hasil pemeriksaan histologis sebelum menyatakan sesuatu secara definitif,” ucapnya pada Rai.

“Mereka telah meminta 60 hari untuk menyelesaikan laporan mereka dan, pada saat itu, kami akan memiliki gambaran yang lengkap,” imbuhnya.

Alves kemudian juga ikut mengucapkan rasa bela sungkawanya atas meninggalnya eks bek Cagliari, AS Roma dan AC Milan itu. Ia menyebut Astori kini sudah berada di tempat yang lebih baik. Namun ia juga menyebut di tempat lain di dunia ini ada banyak anak kecil yang meninggal namun tak mendapat sorotan yang layak. “Seseorang yang mengagumkan telah meninggalkan kita. Setiap hari di dunia ini, ribuan anak meninggal dan mereka mungkin tidak memiliki reaksi yang begitu besar. Kita berada di sini sebentar, dan jika sudah saatnya (untuk pergi), maka kita akan pergi,” seru Alves. “Saya ikut bersedih untuk keluarganya, karena mereka kehilangan orang yang dicintai. Kami jauh dari mereka, tapi kami juga sangat menyesalkan kehilangan rekan kerja dalam profesi kami,” pungkasnya.